Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Mei 2016

SEMUA AKAN KE SABANG PADA WAKTUNYA, KAMU KAPAN ADA WAKTUNYA?


Cerita ini terinspirasi dari orang-orang yang saya temui di Sabang. Kedatangan mereka ke Sabang ternyata dikarenakan oleh berbagai macam alasan. Semua alasan yang saya dengar sangat menarik untuk diceritakan. Alasan tersebut diantaranya adalah:

1.       Tugas kerja
Alasan pertama ini menjadi lumrah dikarenakan Sabang sendiri adalah kota yang berada di perbatasan Indonesia. Struktur pemerintahan dan pertahanan di Sabang menyerap sangat banyak tenaga kerja. Selain itu sektor swasta juga berperan penting dalam penyerapan tenaga kerja sekaligus mendatangkan para pekerja ke Sabang,

2.       Tertarik karena foto dan vidio keindahan pantainya
Dikarenakan kemajuan tekhnologi dan mudahnya akses informasi sehingga orang yang belum pernah ke Sabang atau pun tidak memiliki kenalan yang tahu mengenai sabang tetap dapat melihat foto dan vidio mengenai Sabang. Sangat banyak di jejaring internet informasi akan keindahan alam Sabang sehingga banyak orang yang ingin menyaksikan langsung keindahan tersebut. Kedatangan dengan tujuan ini bisa dikategorikan sebagai kelompok besar wisatawan yang datang ke Sabang.

3.       Bulan madu
Bagi mereka yang baru menikah, seringkali merasa bahwa daerah Sabang adalah tempat yang sesuai untuk melakukan bulan madu. Mereka yang datang ke sabang dengan alasan ini berasal dari berbagai daerah dan kalangan. Uniknya mereka yang datang ke Sabang karena alasan bulan madu tidak berapa lama sesudah pulang dari Sabang akhirnya dapat momongan. Entah karena faktor alam yang mendukung atau hal yang lainnya tetapi yang jelas keberhasilan bulan madu di Sabang sangat tinggi.

4.       Berkunjung ke Km 0 Indonesia
Kilometer 0 indonesia bak magnet yang mampu menghipnotis orang-orang untuk datang. Sangat banyak orang yang rela berangkat dengan kapal pagi dari Banda Aceh ke Sabang dan pulang dengan kapal siang hanya karena ingin melihat tugu Km 0 Indonesia. Sebuah kebanggaan dan menunjukkan adanya rasa kecintaan akan tanah air saat bisa berkunjung ke Km 0 Indonesia. Selain bisa berfoto ria di Km 0 semua pengunjung yang telah datang juga berhak mendapatkan sertifikat Km 0 yang ada nomor urut kunjungannya.

5.       Mengunjungi teman
Alasan ini sangat berkaitan erat dengan alasan pertama tadi. Rerata orang yang telah menetap di Sabang akan menceritakan keindahan Sabang dan mengajak teman dan saudaranya untuk datang berkunjung. Sabang memang pas untuk dijadikan salah satu tempat gathering atau sekedar berkumpul untuk melepas rindu.

Selain lima alasan di atas ada banyak  alasan lainnya. Yang penting apapun alasannya “semua akan ke Sabang pada waktunya”. Mungkin untuk kamu yang sedang membaca tulisan ini dan belum pernah ke Sabang jangan khawatir, hanya perlu menunggu waktu dan kamu juga akan ke Sabang.

Sabtu, 25 April 2015

7 WISATA PANTAI PALING JRENG DI SABANG


Peta Wisata Sabang

1.      Pantai Iboih
Pantai Iboih dan Pulau Rubiah dua tempat yang hingga kini masih menjadi primadona di Sabang. Anda akan betah untuk berlama-lama di sini karena keindahan tumbuhan serta hewan lautnya yang beragam warna dan ukuran.
Duduk santai di bungalou sambil menikmati makanan khas Sabang, diving, snorkeling, dan berjemur adalah aktivitas yang sangat menyenangkan untuk dilakukan di Iboih.
2.      Pantai Gapang
Hijaunya pepohonan berjajar rapi tertiup angin semilir dan sinar matahari yang berlimpah sangat sesuai untuk lokasi berjemur. Serta area laut dangkalnya yang luas akan menggoda Anda untuk melakukan aktivitas diving dan snorkeling.
3.      Pantai Anoi Itam
Anoi Itam atau dalam bahasa Indonesia berarti pasir hitam menjadi lokasi pantai yang unik karena pepasirannya yang hitam berkilau. Begitu memesona dengan keindahan bawah laut yang terdapat banyak terumbu karang dan ikan.
4.      Pantai Sumur Tiga
Di Pantai ini terdapat tiga sumur yang melegenda. Mendatangi ketiga sumur itu ataupun menikmati keindahan pemandangan alam di pantai ini adalah aktivitas yang wajib saat berkunjung ke Pantai Sumur tiga
5.      Pantai Kasih
Berada di pusat kota dan memiliki taman hijau yang terjaga adalah kelebihan pantai ini. Pada bulan Mei sampai Agustus ombak lautnya sangat sesuai untuk olahraga selancar.
6.      Pantai Pasir Putih
Perpaduan warna laut yang biru dan pepasir yang putih bertekstur lembut menjadi ciri khas pantai ini. Sangat dianjurkan untuk berjalan-jalan santai di pantai ini dan merasakan kehangatan pasirnya pada pagi maupun sore hari.
7.      Pantai Tapak Gajah

Pepasiran halus dan berwarna putih bersih yang sangat cocok untuk terapi mandi pasir menjadi kelebihan pantai ini. Berlokasi di desa yang dahulunya sangat banyak ditemukan tapak gajah. Sehingga kini, desa tersebut dikenal dengan nama desa Tapak Gajah yang berjarak 2 km dari pusat Kota Sabang. 

Jumat, 17 April 2015

SABANG CREATIVE FEST 2015

Kegiatan yang diadakan untuk memeriahkan hari ulang tahun emas Kota Sabang ini berbeda dengan kegiatan lainnya. Kegiatan yang fokus pada lomba Mural yang berlokasi di stadion Sabang Merauke Kota Sabang ini di prakarsai oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Sabang. Perlombaan Mural ini terbuka untuk umum dan bisa diikuti oleh semua kalangan.  Menggandeng para peserta program PSP-3 penempatan Kota Sabang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang, dan Owner Piyoh maka disusunlah para panitia untuk kegiatan ini. Kepanitian yang dibentuk dari berbagai unsur yang berbeda ini harapannya akan mampu membangun kreativitas dalam pelaksanaan kegiatan. Nah tungggu apa lagi untuk yang mau ikutan bisa langsung lihat infonya di www.sabangcreativefest.blogspot.com.

Untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini bisa dilakukan pendaftaran dengan mengambil formulir di sekretariat kepanitiaan beralamat di Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Sabang Jl. KH Agussalim (Ie Meulee) (0652) 22777. Bisa juga dengan berkorespondensi dengan panitia melalui E-Mail sabangcreativefest@gmail.com atau ke telepon panitia atan nama Al khosim 0813-8391-3967.




Rabu, 18 Maret 2015

SEBULAN BERSAMA FARIDA DI SABANG

Sebenarnya sih ini bukan sebulan karena beliau berleha-leha dan telat pulang dari Sabang tapi seharusnya hanya sebulan saja bersama Farida di Sabang. Sebelum saya bercerita panjang lebar mengenai Farida ada baiknya saya perkenalkan dulu siapa Farida. Farida itu sebenarnya adalah wanita kelahiran Solo yang entah karena kutukan apa ia datang ke Sabang. Alasannya yang sangat mematikan untuk kedatangannya ke Sabang kalau ditanya adalah KKN. Padahalkan itu bukan alasan utama kayaknya karena halo Indonesia ada 34 provinsi dan kenapa mesti milih Sabang. Terlepas dari itu ya sudahlah mungkin alasannya sebenarnya adalah ingin menemui saya di Sabang (Bless langit cerah dan turun hujan bunga) haha cie cie. Upss SAYA??? KAMI kali karena dia kan ngebet banget temenan sama KAMI para penggiat Rumah Kreatif Sabang haha.
Farida di Sabang lebih dikenal dengan pangilan Chuky tahu kan boneka paling manis sejagat itu. Eh salah deh boneka yang paling ngenggemesin itu Chuky. Eh gak tau deh gimana tulisannya yang jelas dari kabar angin itu sebenarnya boneka hantu hahaha. Nah Farida ini (selanjutnya dipanggil Chuky kalo inget) merupakan mahasiswa jurusan peternakan UNS. Ngeri banget kan sebenarnya kalau ditinjau latar belakangnya. Yah sudahlah intinya dia wanita Solo dan kuliah di UNS serta takut sama kelinci. Pusing pala Barbie masalah pernyataan terakhir ini (MAHASISWA PETERNAKAN TAKUT KELINCI!!!). Oke sebenarnya sangat tidak masalah karena saya sendiri lulusan sarjana kedokteran hewan tetapi takut cacing. Tetapi tetap saya mesti mem-bold kalimat itu terus dimiringin dan hurufnya kapital supaya jelas bahwa saya tidak sendiri dalam ketakutan ini wkwk (bumi bergetar dan terdengar nyanyian India dan jutaan orang menari) .
Nah yang uniknya Farida ini selalu ada disetiap kegiatan yang kami adakan terlepas dari pelaksanaan program KKN-nya lho. Nah pusing kan dan saya sempat berpikir bahwa Farida yang datang ke Sabang itu bukan cuma satu tapi banyak. Intinya DIMANA-MANA ADA FARIDA dan saya pun mulai melambaikan tangan ke kamera. Disitu saya mulai bingung dan pusing mungkin dia punya ilmu meng-kloning diri atau membelah diri juga kayaknya sudahlah intinya dia super sibuk dan ada dimana-mana. Sabang menjadi sempit saat ada dia (jelas terdengar nyaring lagu Dunia Tak Selebar Daun Kelor tarik mangggg… Sabang digoyang).
Bersama Farida setelah selesai kegiatan KKN kami (Hijrah Saputra dan Bella Janessia-red) juga sempat berjalan-jalan ke beberapa lokasi wisata dan membuat otak-otak serta pulut bakar dll susah dijabarin. Makin pusing dan berkunang-kunang neh karena sepertinya dia ingin merontokkan semua rambut-rambut kakinya diseluruh tanah Sabang dan menyerap semua isi kepala kami (A.K.A ilmu). Tetapi akhirnya setelah perlakuan khusus dan negosiasi yang alot akhirnya dia berhasil dipulangkan juga ke tanah Solo. Tetapi dia sangat yakin akan kembali lagi ke tanah Sabang dan disitu kadang saya harus membuat persiapan yang lebih ekstra lagi. Tetapi sebenarnya hari-hari bersama Farida di Sabang menyenangkan dan seru abis buktinya bisa liat sendiri foto-foto kami saat melaksanakan kegiatan bersama dan jalan-jalan ke beberapa wilayah di Sabang. Ayo datang lagi ke Sabang ya Farida dan terima kasih UNS telah mengirimkan orang yang sangat luar biasa untuk berbagi ilmunya di tanah Sabang. Semoga kedepannya kerjasama ini terus berlanjut dengan baik dan ini sedikit kenang-kenangan dari kami untuk Farida.




Minggu, 08 Maret 2015

Rumah Sakit Umum Daerah

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sabang atau dahulu dikenal dengan nama De Kliniek Van De Sabang Maatschappijj 1923 (Rumah Sakit Sabang Maskapai 1923). Merupakan rumah sakit yang telah berdiri sejak lama dengan peralatan medis yang cukup memadai pada zaman dulunya. Rumah sakit ini berbentuk kompleks yang di sana terdapat ruang pengobatan dan sekaligus tempat tinggal bagi dokter yang bertugas di rumah sakit tersebut.

Kompleks gedung ini diresmikan penggunaannya pada tahun 1923 sebagai rumah sakit milik Sabang Maatschappij. Rumah sakit ini pernah menjadi rujukan bahi rumah sakit-rumah sakit colonial belanda yang ada di Aceh. Karena mempunyai fasilitas yang sangat modern pada saat itu. Saat ini, RSUD Kota Sabang ini masih berfungsi dengan baik dan tetap melayani pengobatan untuk warga. Lokasi RSUD ini berada di Gampong Kuta Ateuh Kecamatan Suka Karya Kota Sabang.

Bentuk bangunan rumas sakit yang unik masih dipertahankan hingga saat ini. Arsitektur Belanda yang memiliki ciri khas tersendiri masih bisa kita lihat di rumah sakit ini. Saat kita memasuki area rumah sakit nuansa lama dan khas belanda akan llangsung menghampiri kita.
Bangunan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Sabang
Tugu Sejarah Rumah Sakit Umum Daerah Kota Sabang



Makam Eropa (Het Kerkhof) kota Sabang

Gerbang Makam Eropa di Kota Sabang
Makam Eropa merupakan salah satu situs sejarah yang ada di Kota Sabnag. Letak Makam Eropa inni berada di Gampong Kuta Ateuh Kecamatan Suka Karya Kota Sabang. Tempat ini sudah menjadi pemakaman warga sipil dan militer Eropa berkebangsaaan Denmark, Yunani, Prancis, Jerman dan terutama Belanda sejak tahun 1800-an. Mereka meninggal karena faktor usia, penyakit dan peperangan. Sebagian dari makam-makam ini masih diziarahi oleh keluarga dan pemerintahannya sampai saat ini.
Di sini juga dimakamkan Jacquest Carrisan, pahlawan nasional Perancis yang gugur dalam pertempuran laut antara kapal Perancis “Mousquet” dan kapal Jerman “Emden” pada perang dunia pertama pada Oktober 1914 di Selat Malaka. Hingga saat ini keberadaan Makam Eropa ini masih dapat dilihat dan diziarahi oleh wisatawan.
Kondisi Makam Eropa saat ini memang kurang terawat dengan penampakan pagar makam yang telah banyak rusak dan lapuk termakan usia. Bersebelahan dengan Makam Eropa ini terdapat pemakaman etnis Tionghoa dan warga sekitar. Keberadaan bunga-bunga kamboja yang bermekaran indah menghiasi kompleks pemakaman ini seringkali menjadi daya tarik khusus. Wisatawan yang dating pada bulan April dan Maret dapat menikmati keindahan bunga kamboja yang bermekaran di tengah kompleks pemakaman ini.



Tugu Sabang Merauke

Tugu Sabang Merauke
            Tugu Sabang Merauke adalah sebuah tugu yang berada khusus di dua buah kota yang berada di ujung Indonesia yakni di Kota Sabang dan di Kota Merauke. Tugu ini dibangun sebagai penanda wilayah Indonesia dengan posisi Geografis  Tugu Sabang-Merauke BPPT0897-2 berada di:
Lintang            : 050     530       30,660  LU
Bujur               : 950     190       16,520  BT
Tinggi              : 33,6 meter (MSL)
Posisi geografis dalam Ellipsoid WGS 84
Tugu Sabang Merauke ini didirikan pada September 1997. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Istimewa Aceh dengan Deputi Bidang Pengembangan Kekayaan  Alam Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPP Teknologi). Posisi Geografis ini ditentukan dengan menggunakan GPS (Global Position System) yang merupakan posisi suatu titik di permukaan bumi dengan cara mengamati  sinyal-sinyal satelit yang mengorbit di atas bumi dengan ketinggian 11.900 mil (20.000 km). system ini memiliki 24 buah satelit, sehingga pengamatan sekelompok satelit dapat dilakukan di seluruh permukaan bumi pada setiap saat dan segala  cuaca.
Pada dasarnya penentuan posisi dengan GPS adalah mengukur jarak tugu yang akan ditentukan posisinya terhadap beberapa satelit. Dengan menggunakan data posisi setiap satelit yang diamati sebagai acuan dan denan telah diketahuinya jarak hasil ukuran, maka lintang dan bujur tugu dapat ditentukan.
Jarak tugu terhadap satelit dan posisi setiap satelit yang diamati dapat diperoleh dengan cara mengamati sinyal yang dipancarkan oleh masing-masing satelit dengan menggunakan alat menerima GPS yang ditempatkan di atas tugu yang akan ditentukan posisinya. Tugu ini ditentukan lintang, bujur dan tingginya dengan metoda deferensial melalui  pengamatan sinyal dari 4 sampai 8 satelit yang berada di atas cakrawala secara bersamaan.
Pemandangan dari Tugu Sabang Merauke



Senin, 02 Februari 2015

DANAU ANEUK LAUT

Pernah dengar nama danau Aneuk Laut? kalau belum kamu mesti baca tulisan ini. Danau Aneuk Laut Merupakan danau yang ada de Gampong Aneuk Laut Kecamatan Suka Karya Kota Sabang Provinsi Aceh. Danau ini berjarak sekitar 15 km dari pelabuhan Balohan. Danau ini merupakan danau sumber air bersih yang digunakan oleh penduduk di Kota Sabang. Karena fungsinya tersebut maka keaslian danau ini tetap terjaga sampai sekarang. Perahu bermotor pun sangat jarang terlihat beraktivitas di danau ini. 

Aktivitas penangkapan ikan oleh nelayan di danau ini dilakukan dengan cara-cara tradisional seperti memancing dari tepian danau, memancing dari dramaga perahu atau memancing menggunakan perahu kayuh. Suasana alam yang tenang dengan banyaknya suara burung-burung Bangau akan terasa di sore hari. Riak air yang tenang serta semilir angi yang meliuk-liukkan pepohonan ditepian danau bisa dirasakan dari pagi sampai sore hari di danau ini. 

Pada malam hari saat bulan bersinar cerah tempias warna keperakkan dari bulan akan terpancar jelas di danau Aneuk Laut. Jadi Anda yang menyukai ketenangan di bawah cahaya bulan akan mendapatkannya di danau Aneuk Laut ini pada malam hari saat bulan bersinar terang. Bagi Anda yang menyukai yoga maka jangan sekali-kali melewatkan olahraga yoga pada pagi hari di danau Aneuk Laut ini. Suasana danau yang dikelilingi oleh hutan alami akan benar benar membuat Anda berada di ketenangan optimal dan meralaksasi diri dengan sempurna. 




Minggu, 04 Januari 2015

ORANG KONYOL DI SABANG

Pernah gak seh ngerasain punya sahabat yang konyol dan bisa dibilang goblok tingkat satu? Nah klo belum punya neh saya ceritain. Awalnya sih biasa aja tapi setelah lama kerja di Kota Sabang makin parah aja neh bahasanya. Keberadaannya sih bikin kebahagiaan tersendiri jadi bisa ngilangin stress. Karena itu ceritanya saya bagi juga neh buat kalian.

Transfer uang...

Pagi-pagi di hari sabtu telpon dah ribut trus yang telpon ternyata si doi...

tmn: Al sibuk gak pagi ini?
sy: gak neh mas, kenapa?
tmn: oh ya... tolong kamu ke Bank Aceh terus minta CS bank buat transfer dari rekening Tabunganku ke rekening TAG saya yah.
sy: okelah bisa banget mas.
tmn: eh tapi kemaren jumat ya?
sy: ia jadi sekarang hari sabtu...
tmn: jadi bank tutup donk?
sy: ia trus klo mau pindah dana gitu juga gak bisa main suruh-suruh CS jg kali...

#telen rumah

Kongkow

tmn: Al kita jalan yuk. Nongkow gitu?
sy: oh jalan? Nongkow? kongkow maksudnya?
tmn: ia kita kongkow trus ngapain gitu?
sy: labil kan katanya tadi mau jalan...

#keselek kulkas 6 pintu

Beasiswa

nah ini obrolan serius demi masa depan secara si doi dah mau S-2. Maunya di luar negeri gitu. tapi asal kalian tau aja ya si doi neh IQ nya tuh jongkok abis trus kalo lagi duduk gak bisa mikir, soalnya otak si doi kayaknya ada di dengkul deh #hahaha

tmn: Al si bang xxxxxx beneran mau ke Melebren ya?
sy: Melebren?????
tmn: ia katanya kan dapet beasiswa. kan kemaren Al yang cerita.
sy: oh ke Melbourne mas bukan Melebren.
tmn: ia ia ia Milibren, nah itu pakai bahasa apa disana.
sy: kalo gak salah seh bahasa Inggris.
tmn: okay... you know i can do talking in english and i can talking with he in english when i meet he in he shop... you want talking to i in english? i can explain you talking and we will go to Milibren??
sy: zzzZZZZZZZzzz

#kunyah kubah Masjid




Jumat, 19 Desember 2014

GADIS PENAMBAL BAN

Setelah membaca judul kalian semua pasti tahu apa yang akan saya ceritakan. Cerita ini memang benar terjadi dan tanpa rekayasa. Suatu hari saya pernah membawa tamu dari salah satu majalah ternama di Indonesia. Sang tamu akan saya antarkan dari pelabuhan Balohan menuju ke Km 0 Indonesia. Saat itu kami berkendara menggunakan sepeda motor. Sampai di daerah Pria Laut tiba-tiba ban motor kempes seketika. Saya pu meminta tamu untuk menunggu dan saya mencari bengkel terdekat. Lama mencari dan tidak ada satupun bengkel yang buka. Jarak ke kota pun sekitar 14 km jauhnya.

Akhirnya sayapun menunggu di depan sebuah bengkel yang tutup tersebut berharap sang pemilik akan datang untuk membuka bengkel. 10 menit berlalu akhirnya datang nak lelaki usia sekitar 8 tahun. Saya langsung bertanya siapa pemilik bengkel dan bisakah dia membantu saya. Anak tersebut menjawab kalau ia adalah anak pemilik bengkel dan orang tua sang anak sedang ke kota. Kemudian si anak tersebut mangatakan kalau kakaknya juga bisa membantu saya dan dia pergi sebentar untuk memanggil sang kakak. 5 menit berlalu sang anak tak juga muncul dan di bengkel tersebut datanglah anak gadis dengan seragam putih biru. 

Anak gadis tersebut langsung masuk ke rumah dan mengganti seragamnya dengan kaos oblong. Lalu menghampiri saya dan bilang kalau dia akan membantu saya memperbaiki motor yang bocor. Saya langsung kikuk dan malu dan baru ingat kalau tadi anak kecil berseragam SD bilang akan memanggil kakaknya untuk membantu saya dan di daerah Aceh kakak adalah sebutan untuk saudara perempuan yang lebih tua. Dalam kondisi seperti itu saya pun bilang kke gadis tersebut kalau saya pinjam alat-alat bengkelnya saja dan bisa mengganti ban sendiri. Gadis tersebut malah menjawab dia biasa mengganti ban dan langsung membongkar ban motor saya. Saya pun hanya bisa diam dan tidak habis pikir anak gadis semuda itu harus bekerja keras untuk hidupnya. Kadang hal-hal luar biasa seringkali ditemukan dalam kejadian-kejadian kecil tiap harinya.

Banyak hal yang harus disyukuri dalam hidup

Rabu, 26 November 2014

PESONA SABANG JILID 1

Kali ini saya akan berbagi cerita tentang keindahan Sabang. setelah dua bulan di Sabang saya merasakan begitu banyak hal yang menarik di Sabang. Pesona Sabang jilid 1 ini saya akan bercerita tentang tempat-tempat menarik yang ada di Gampong Kuta Ateuh. Gampong Kuta Ateuh merupakan pusat Kota Sabang. Hal ini menjadikan Gampong Kuta Ateuh menarik untuk saya bahas pertama kali. Gampong Kuta Ateuh atau dalam bahasa Indonesia berarti Kampung Kota Atas. Gampong Kuta Atas adalah bagian dari Kecamatan Suka Karya Kota Sabang. Di Gampong Kuta Atas terdapat begitu banyak bangunan bersejarah sekaligus tugu yang bersifat khas. Jikalau kita berkunjung ke suatu tempat kita akan mencari daerah-daerah yang khusus untuk dijadikan tempat foto-foto. Khusus untuk Gampong Kuta Ateuh ada empat tempat khusus yang layak dijadikan sebagai bukti bahwa kita sudah berkunjung. Tempat yang sangat saya sarankan untuk dijadikan lokasi pengambilan foto adalah sebagai berikut:

1. Tugu Sabang Merauke

Tugu ini menjadi khusus karena hanya ada di dua daerah di Indonesia yakni di Sabang dan di Merauke. Dari nama tugunya juga kita pastinya sudah tahu. Pentingnya lagi di kota Sabang tugu ini adanya di Wilayah Gampong Kuta Ateuh. Jadi Kalau mau foto-foto di tugu ini wajib hukumnya untuk menginjakkan kaki di Gampong Kuta Ateuh. Tugu ini sendiri berada di ketinggian yang menghadap langsung ke laut lepas. 











2. Makam Eropa (Het Kerkhof)

Baca namanya juga kita sudah tahu tempat seperti apa ini. Tempat ini jelas sangat bersejarah dan penting keberadaanya sebagai bukti bahwa Bangsa Eropa telah datang ke Kota Sabang. Keberadaan makan ini juga menunjukkan bahwa Bangsa Eropa yang datang ke Kota Sabang telah menetap untuk waktu yang cukup lama sampai mereka menghembuskan nafas terakhir dan dimakamkan dengan layak di Kota Sabang. Letak pemakaman ini ada di Gampong Kuta Ateuh berdekatan dengan komplek pemakaman etnis Tionghoa dan pemakaman umat Kristen kota Sabang. Kondisi pemakaman ini memperihatinkan karena telah rusak dibeberapa bagian pagar pembatas wilayah makam. 

3. Perumahan Sabang Maskapai 1909

Ini merupakan perumahan yang dibangun pada awal abad ke-19. Sampai sekarang masih dilestarikan dan menarik untuk dikunjungi. Gapura perumahan ini layak untuk dijadikan tempat foto-foto narsis dan eksis. Bentuk bangunan gapura ini memberikan kesan unik dan khusus dikarenakan tampilannya yang membawa kita kembali ke abad 19. 

















4. Taman Pantai Kasih
Taman Pantai Kasih merupakan taman yang dibangun khusus di pantai. Keberadaan taman ini memberikan suasana yang khas di Pantai Kasih. nuansa hijau yang tertata rapi mampu menarik perhatian pengunjung Pantai Kasih. Jikalau berkunjung ke Pantai Kasih sempatkanlah untuk mengambil beberapa foto diri di taman ini. Pantai Kasih ini memiliki cerita tentang kesetiaan dan kasih sayang yang terjalin abadi. Datang dan berlama-lama di Taman Pantai Kasih ini akan menyatukan hubungan kasih yang telah ada. Sangat disarankan untuk menikmati keindahan taman dan pantai ini bersama keluarga.

Selasa, 18 November 2014

PEMANFAATAN KELOBOT JAGUNG

Kali ini admin akan berbagi tentang proses pemanfaatan dan pembuatan pernak pernik dari kelobot jagung. Lebih tepatnya proses pengolahan kelobot sampai menjadi siap untuk dimanfaatan sebagai bahan dasar bembuatan pernak-pernik. Kelobot jagung itu sendiri merupakan kulit pembungkus biji jagung jadi jangan tertukar dengan daun jagung. Proses pemanfaatannya cukup mudah, tetapi hasilnya sangat menarik. Tahapan pengolahan berupa pewarnaan kelobot akan dipaparkan di bawah ini:


  1. Kelobot jagung yang telah dikumpulkan dibersihkan dari kotoran atau sampah yang menyertainya.
  2. Kelobot diwarnai dengan pewarna textile sesuai dengan warna yang diinginkan. Pada tahapan pewarnaan ini air dipanaskan terlebih dahulu dan saat muncul gelembung-gelembung air barulah pewarna pakaian dimasukkan kedalam air dan selanjutnya dimasukkan kelobot jagung. Proses direbusnya kelobot dalam cairan warna ini sekitar 15-20 menit.
  3. Gambar 1. Proses perebusan kelobot di cairan pewarna
  4. Kelobot yang telah diwarnai ditiriskan dan dikeringkan dalam ruangan. Pengeringan langsung di bawah sinar matahari harus dihindari karena akan berpengaruh terhadap warna dan tekstur kelobot yang dihasilkan.
    gambar 2. Kelobot ditiriskan dan dikeringkan
  5. Setelah kering kelobot diseterika untuk diratakan permukaan kelobotnya.
              
    Gambar 3. Kelobot yang telah kering

              
    Gambar 4. Kelobot yang telah diseterika
  6. Setelah di seterika kelobot siap dibentuk dan diolah sesuai dengan bentuk pernak-pernik yang diinginkan. Salah satu contohnya kelobot dibuat menjadi pembatas buku yang unik ini.
    Gambar 5. Pembatas buku dari kelobot jagung
                            
                                      

Kamis, 30 Oktober 2014

Sumpah Pemuda

Sekedar untuk diingat peringatan Hari Sumpah Pemuda (PHSP) selalu dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober. PHSP sendiri seringkali dilaksanakan dengan kegiatan upacara bendera. Hal unik dan menarik dari upacara PHSP adalah pamuda dan pemudi yang memakai pakaian adat dari seluruh propinsi Indonesia. Pemuda pemudi ini disebut dengan barisan Bhineka Tunggal Ika. 

Foto bersama PSP3 Kota Sabang, Barisan Bhineka Tunggal Ika dan Tamu Undangan

PHSP yang ke-86 ini peserta PSP3 penempatan Kota Sabang berkesempatan hadir dan berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Kontribusi dari peserta PSP3 Kota Sabang dapat dilihat dari ikutsertanya Firman Syahputra sebagai pembaca ikrak Sumpah Pemuda dan Roinul Kirom sebagai Pembaca Teks Undang-Undang Dasar 1945. Peserta PSP3 lainnya bergabung dalam barisan peserta upacar.

Setelah selesainya upacara PHSP peserta PSP3 berkesempatan untuk beramah tamah sekaligus foto bersama para tamu undangan. Dalam kesempatan ini peserta PSP3 berdiskusi langsung dengan Walikota Sabang dan Sekretaris Daerah Kota Sabaang. Diskusi tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang sangat akrab.

Keakraban peserta PSP3 dengan barisan Bhineka Tunggal Ika menjadi momen khusus yang sangat menarik. Hal ini dikarenakan terus berlanjutnya komunikasi dan ketertarikan dari anggota barisan Bhineka Tunggal Ika untuk bergabung dengan kegiatan PSP3. Ketertarikan itu terlihat jelas dari antusiasnya mereka mendengarkan penjelasan mengenai kegiatan PSP3.
  
Peserta PSP3 foto bersama Barisan Bhineka Tunggal Ika 

Senin, 27 Oktober 2014

TUTORIAL PEMBUATAN LAMPION BENANG

Menanggapi ketertarikan teman-teman semua untuk membuat kreasi lampion dari benang. Kali ini Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Diperdesaan (PSP3) penempatan Gampong Kuta Ateuh kecamatan Sukakarya kotamadya Sabang, akan menguraikan tahap pembuatan lampion benang tersebut. 

BAHAN
Bahan-bahan yang perlu disiapkan untuk membuat satu lampion antara lain:
  1.         Benang jahit  dengan ukuran gulungan sedang 2 buah,
  2.         Lem kayu untuk merekatkan lampion benang
  3.         Len vinyl sebagai perekat untuk menempelkan hiasan kain fanel pada lampion benang
  4.         Air hangat sebagai pengencer lem kayu
  5.         Kain fanel untuk hiasan dengan warna dan jumlah sesuai selera

ALAT
Alat yang perlu disiapkan antara lain:
  1.   Bola berbahan karet lunak sebagai cetakan lampion  diameter 20 cm atau disesuaikan    dengan diameter lampion benang yang diinginkan, Diameter lampion berbanding lurus dengan  banyaknya bahan yang akan digunakan terutama benang.
  2.   Kuas untuk memoleskan lem kayu pada bola.
  3.   Mangkuk untuk tempat pengenceran lem kayu.
  4.  Gunting untuk memisahkan cetakan dengan lampion benang.


LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN:
  1. Siapkan semua alat dan bahan.
  2. Campurkan lem kayu dan air hangat sampai berbentuk krim encer. kekentalan lem ini akan sangat berpengaruh tehadap hasil akhir lampion benang.

  3. Tiup balon karet hingga kencang dan lapisi permukaannya dengan lem kayu yang telah diencerkan.
  4.  Lilitkan benang pada permukaan bola sampai kerapatan yang dinginkan.
  5. Kemudian setelah didapat kerapatan benang yang diinginkan, lapisi seluruh permukaan lilitan benang dengan lem kayu.
  6. Jemur bola yang telah dilapisi benang dan lem sampai kering di bawah terik matahari.
  7. Setelah kering, keluarkan angin dari dalam bola dan gunting bagian atas lampion sesuai degan diameter lobang yang diinginkan. Pengguntingan ini jangan sampai mengenai bola yang digunakan sebagai cetakan supaya cetakan bola bias digunakan lagi.
  8. Pisahkan antara lampion benang dengan cetakan.
  9. Bentuk lampion benang menjadi bulat sempurna dan hiasi dengan kain fanel sesuai selera.
  10. Lampion benang yang unik siap digunakan.
  11. Selamat mencoba semoga bermanfaat.

Rabu, 22 Oktober 2014

PSP3 Kota Sabang

Awalnya tuh gak pernah berpikir lho tuk nginjakin kaki di kota Sabang. sebatas menyanyikan lagu aja gitu "dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau" nah lho... trus ya sekarang tepatnya tanggal 25 September 2014 lalu resmi dan secara jelas sekaligus pasti saya tuh nginjekin kaki di kota Sabang. keramahan penduduk sabang benar-benar terwakilkan oleh penyambutan dari dispora kota Sabang, Camat Suka Karya dan Sekda Kota sabang. 
Kami ber-13 peserta PSP3 penempatan kota Sabang bener-bener terkesima dengan keramah tamahan di acara penyambutan itu. meskipun baru kenal dan baru bertatap wajah serasa dah kenal akrab dan dah deket aja gitu. keramah tamahan ini sesuai banget dengan pepatah  Masyarakat Aceh yg bunyinya tuh kayak gini "Peumulia jame adat geutanyoe" tau kan artinya, "memuliakan tamu adat kami". 
terus karena keramah tamahan dari aparatur itu kami ber-13 jadi gak sungkan-sungkan untuk mengabadikan momen itu. langsung deh foto-foto di dispora kota sabang. salah satu hasilnya dibawah ini neh:
oke banget kan fotonya? pokoknya eksis itu hal yang penting. terus keramah tamahan ini tuh  berlanjut sampai ke perkenanlan dengan kepala desa atau kalau di aceh dikenal dengan sebutan "Keuchik" yang mesti dieja pakai logat Aceh biar enak di dengar. 
setelah penyambutan dan keramah tamahan di dispora Sabang kami ber-13 diantar ke penempatan desa atau dalam bahasa aceh disebut "Gampong" sekali lagi dieja pakai logat aceh ya. 2 orang ditempatkan di kota atas (Kuta Ateuh) yakni saya (Al Khosim) dan Bella Janessia. 2 orang di Kuta Bawah Barat yakni Roinul Kirom dan Panji Alan Valent (inget Valent so dia neh lahir tgl 14 Februari... CATET). 2 orang di Kuta Bawah Timur yakni Mujianto dan Aan Saputra, 3 orang di Aneuk Laut yakni Hebra, Kasmuri dan Abdul Qodir Zailani (AQZ... catet), 2 orang di Kerueng Raya yakni Nassir dan Eko, terus dua orang di Paye Seunara yakni Vance dan Firmansyah. 
nah itu tadi nama-nama desanya pakai nama aceh lho. saya sendiri masih belum bener ngelafalinnya dan belum begitu tau juga artinya. di edisi berikutnya deh saya jelasin arti dari nama-nama desa itu. eh kalau yang belum kenal dengan saya, saya yang pakai baju merah putih trus berdiri paling depan itu ya.